Kampus dan Wisata Jadi Magnet Kuliner Kekinian di Bantul

Bantul sekarang makin dilirik pelaku usaha kuliner kekinian. Kombinasi kawasan kampus yang hidup dan destinasi wisata yang terus ramai bikin daerah penyangga Kota Jogja ini punya pasar yang stabil sekaligus menjanjikan. Mahasiswa, warga lokal, sampai wisatawan bercampur jadi satu, menciptakan perputaran konsumen yang nggak pernah sepi.

Segmen mahasiswa jadi salah satu motor utama. Jumlahnya besar, aktif, dan doyan eksplor tempat makan baru. Di sisi lain, arus wisatawan yang terus masuk ke Bantul ikut nambah peluang. Dua faktor ini bikin pelaku industri kuliner makin pede buat tanam investasi, apalagi tren nongkrong dan wisata kuliner masih kuat.

Bantul Dinilai Punya Pasar yang Hidup dan Konsisten

CFO PT Sembilan Sariboga Indonesia, Raymond Pandi, menyebut Bantul punya daya tarik kuat buat pengembangan restoran modern. Aktivitas mahasiswa yang padat, warga lokal yang loyal, dan wisatawan yang datang silih berganti jadi kombinasi yang ideal buat bisnis kuliner.

Selama beberapa tahun terakhir, perusahaannya fokus mengembangkan restoran ramen dengan berbagai konsep, dari restoran reguler sampai format ekspres. Ke depan, mereka juga siap main di konsep mobile food lewat brand Ramen Go yang menyasar area dengan mobilitas tinggi.

Menurut Raymond, berkembangnya pariwisata otomatis butuh industri pendukung, dan kuliner jadi salah satu sektor utama. Tanpa pilihan makan yang menarik, pengalaman wisata juga bakal kurang maksimal.

Strategi Menyasar Semua Segmen

Kehadiran Ramen Mura di kawasan Tamanan, Banguntapan, Bantul, sengaja diarahkan ke lokasi yang bisa menjangkau banyak segmen. Mulai dari mahasiswa, warga sekitar, sampai wisatawan yang lagi main ke Bantul. Kawasan kampus dinilai punya keramaian yang relatif stabil sepanjang tahun.

Dari sisi menu, konsep yang diusung juga dibuat ramah semua kalangan. Pilihannya lengkap, dari ramen kuah original, pedas, creamy, creamy spicy, sampai dry ramen. Ada juga menu pendamping seperti nasi, camilan, dan minuman kopi racikan spesial.

Kuliner Kekinian Jadi Bagian Gaya Hidup

Variasi menu dan konsep yang terus diperbarui jadi kunci supaya konsumen nggak gampang bosan. Pelaku usaha melihat Bantul sebagai pasar yang terbuka dengan tren baru. Perpaduan kampus dan wisata bikin kuliner kekinian bukan cuma tempat makan, tapi juga bagian dari gaya hidup dan destinasi nongkrong baru.

Disadur dari harianjogja.com

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan