Kabar terbaru datang dari proyek tol Jogja–Solo. PT Jasa Marga ngasih update kalau pembangunan segmen Prambanan–Purwomartani udah tembus 94,8 persen. Artinya, proyek ini tinggal dikit lagi rampung dan siap dipakai.
Update ini disampaikan langsung sama Dirutnya, Rivan Purwantono, setelah dia turun langsung ngecek lokasi proyek pada 22 April 2026.
Dikebut Buat Nataru dan Lebaran
Proyek ini nggak cuma sekadar jalan tol biasa, tapi juga lagi dikejar biar bisa dipakai pas momen besar kayak Natal dan Tahun Baru 2026/2027, plus Lebaran 2027. Jadi targetnya jelas: bikin mobilitas masyarakat lebih lancar pas musim mudik dan liburan.
Salah satu fokus utamanya adalah pembangunan akses ke kawasan Bokoharjo, yang nantinya bakal jadi jalur penting buat menuju tempat wisata.
Akses Baru ke Ratu Boko
Menariknya, bakal ada akses baru berupa exit tol yang mengarah ke kawasan wisata Ratu Boko. Exit ini direncanakan lewat Gerbang Tol Purwomartani dengan panjang sekitar 1,95 km.
Dengan adanya akses ini, perjalanan ke lokasi wisata jadi lebih gampang dan cepat. Nggak cuma itu, ini juga diharapkan bisa bantu ningkatin sektor pariwisata di sekitar Jogja.
Solusi Macet Jalur Nasional
Selama ini, jalur utama Jogja–Solo sering padat, apalagi pas peak season. Nah, tol ini diharapkan bisa jadi solusi buat ngurangin kemacetan di jalan nasional tersebut.
Selain bikin perjalanan lebih cepat, pengguna jalan juga bakal ngerasain kenyamanan lebih karena jalurnya lebih lancar dan efisien.
Persiapan Lahan Sudah Jalan
Saat ini, proses persiapan lahan buat pembangunan akses tambahan juga udah mulai dilakukan. Ini jadi bagian awal sebelum akses benar-benar dibangun dan difungsikan.
Secara keseluruhan, progres konstruksi segmen ini per 15 April 2026 udah hampir selesai, yaitu 94,8 persen. Tinggal finishing dan penyempurnaan aja.
Kinerja Jasa Marga Ikut Naik
Di sisi bisnis, Jasa Marga juga lagi on fire. Sepanjang 2025, pendapatan mereka naik 5,8 persen jadi Rp19,8 triliun. Mayoritas datang dari pendapatan tol.
EBITDA juga naik ke Rp13,3 triliun dengan margin 67 persen. Sementara laba inti tetap stabil di angka Rp3,7 triliun.
Kesimpulan
Dengan progres yang udah hampir kelar, tol Jogja–Solo segmen ini tinggal nunggu waktu buat beroperasi. Kalau semua sesuai rencana, akses makin gampang, macet berkurang, dan pariwisata Jogja makin hidup.
Disadur dari kabarbursa.com