Saat mengajukan kredit, baik KPR, KTA, maupun pinjaman lainnya, banyak orang hanya fokus pada jumlah pinjaman dan bunga. Padahal, ada biaya lain yang juga perlu diperhitungkan, seperti biaya provisi dan biaya administrasi.
Sekilas keduanya terlihat mirip karena sama-sama dibayar di awal proses kredit. Padahal, fungsi dan cara penghitungannya berbeda. Memahami perbedaannya bisa membantu kamu menghitung dana yang benar-benar akan diterima setelah pinjaman cair.
Fungsi yang Berbeda
Biaya provisi merupakan biaya yang dikenakan sebagai imbalan atas persetujuan dan pencairan dana pinjaman oleh bank atau lembaga keuangan.
Sementara itu, biaya administrasi digunakan untuk menutup biaya pengurusan dokumen, verifikasi data, hingga proses administrasi selama pengajuan kredit berlangsung.
Cara Menghitungnya Tidak Sama
Perbedaan paling mudah dilihat dari cara perhitungannya. Biaya provisi biasanya dihitung berdasarkan persentase dari total pinjaman, umumnya sekitar 0,5 hingga 1 persen.
Sebaliknya, biaya administrasi biasanya berupa nominal tetap sesuai kebijakan bank. Besarnya bisa berbeda-beda tergantung jenis kredit dan kebijakan masing-masing lembaga.
Sama-Sama Dipotong di Awal
Baik biaya provisi maupun administrasi umumnya dipotong saat dana pinjaman dicairkan. Artinya, uang yang masuk ke rekening biasanya lebih kecil dibanding jumlah pinjaman yang disetujui.
Misalnya, jika mengajukan pinjaman Rp100 juta, dana yang diterima bisa berkurang karena sudah dipotong biaya provisi dan administrasi.
Dampaknya ke Dana yang Diterima
Karena dihitung berdasarkan persentase, biaya provisi biasanya lebih besar, terutama jika nilai pinjaman tinggi. Semakin besar pinjaman, semakin besar pula potongan provisinya.
Sementara itu, biaya administrasi cenderung lebih kecil karena nominalnya tetap dan tidak bergantung pada jumlah pinjaman.
Bisa Dinegosiasikan?
Biaya provisi umumnya sudah menjadi ketentuan bank sehingga cukup sulit untuk dinegosiasikan. Namun, biaya administrasi kadang lebih fleksibel.
Beberapa bank memberikan promo bebas biaya administrasi atau potongan khusus bagi nasabah tertentu. Karena itu, jangan ragu untuk menanyakan rincian seluruh biaya sebelum menandatangani perjanjian kredit.
Dengan memahami perbedaan biaya provisi dan administrasi, kamu bisa menghitung total biaya pinjaman secara lebih akurat dan menghindari kejutan saat dana kredit akhirnya cair.
Disadur dari ocbc.id