Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sleman ngadain sarasehan bareng Forum Komunikasi UMKM se-Kabupaten Sleman. Isinya pengurus ForKab Sleman, Forkap dari 17 kapanewon, sampai Forkal dari 86 kalurahan. Total yang hadir sekitar 120 orang, acara digelar Selasa, 16 Desember 2025 di Pendopo DPRD Sleman.
Agenda utamanya ada dua: penguatan kelembagaan forum komunikasi UMKM dan sosialisasi Sleman Mart, aplikasi digital marketing yang disiapin buat bantu pelaku usaha di Sleman naik kelas.
Ketua Forkom UMKM Sleman, Ardi, ngumumin kalau bakal ada rapat pengurus tanggal 20 Januari 2026. Di situ nanti dibahas persiapan LPJ, laporan kegiatan tiap bidang, sampai usulan calon Ketua Forkab dari masing-masing Forkap. Muskab juga bakal ngundang ketua Forkal dari 86 kalurahan, dan semuanya wajib hadir. Kalau nggak bisa datang, boleh diwakilin, tapi cuma sebagai undangan tanpa hak suara.
Ardi juga ngingetin kalau ForKab ulang tahun tanggal 17 Desember 2025. Forkal diminta segera kirim SK UMKM dan aktif bantu update data pelaku usaha di wilayah masing-masing. Data itu nanti dimasukin ke aplikasi SAPA Forkom, karena sistem lama UMKM Satu Data udah nggak dipakai lagi.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sleman, Sutiasih, jelasin soal persiapan pergantian pengurus Forkab, strategi pemasaran UMKM, sampai pengenalan Sleman Mart sebagai marketplace khusus pelaku usaha Sleman. Menurutnya, aplikasi ini beda dari MBiz Market karena lebih fokus ke pelaku usaha lokal dan bikin akses jadi lebih gampang.
Sutiasih juga update soal PLUT yang sekarang namanya diganti jadi UMKM Center. Lokasinya ada dua, satu di depan Rumah Dinas Bupati Sleman dan satu lagi di Kapanewon Minggir. Setiap hari buka kelas pelatihan gratis, dan pendaftarannya bisa online tanpa batas minimal peserta.
Pengoperasian Sleman Mart dipandu mahasiswa magang dari AMIKOM. Ke depan, aplikasinya bakal disempurnakan, termasuk urusan pajak kayak pajak resto, PPN, dan PPh.
Di akhir acara, Ketua Koperasi UMKM Sleman, Nuradi Indrawijaya, ngajak semua pengurus dan pelaku usaha gabung koperasi biar geraknya makin solid. Syaratnya simpel: simpanan pokok Rp100 ribu sekali daftar, dan simpanan wajib Rp120 ribu per tahun atau Rp10 ribu per bulan. Intinya, UMKM Sleman diajak kompak, go digital, dan naik level bareng-bareng.
Disadur dari mediacenter.slemankab.go.id