Teror api misterius yang terjadi di rumah Mutfiana atau Fia, warga Seyegan, Sleman, masih terus menyita perhatian publik. Dalam beberapa hari terakhir, rumah tersebut ramai didatangi warga yang penasaran dengan fenomena kebakaran berulang yang belum diketahui penyebab pastinya.
Tak hanya warga sekitar, berbagai orang dari luar daerah juga berdatangan untuk melihat langsung kondisi rumah yang menjadi pusat perhatian tersebut.
Dukun Ikut Berdatangan
Di tengah ramainya perbincangan soal kebakaran misterius itu, Fia mengaku rumahnya juga didatangi sejumlah dukun. Bahkan ada salah satu dukun yang melakukan hal tak biasa dengan mengaku sedang mencari atau menarik pusaka di sekitar lokasi.
Menurut Fia, suasana rumahnya sempat terasa seperti tempat wisata karena banyaknya orang yang datang silih berganti. Kehadiran para dukun tersebut muncul karena sebagian masyarakat masih mengaitkan kejadian aneh ini dengan hal-hal mistis.
Meski begitu, keluarga lebih memilih fokus pada penanganan yang dilakukan oleh pihak berwenang daripada mempercayai berbagai spekulasi yang berkembang.
Kebakaran Terjadi Puluhan Kali
Sejak pertama kali terjadi pada 23 Mei 2026, kebakaran sudah muncul sekitar 39 kali di 34 titik berbeda. Api dilaporkan membakar berbagai barang seperti pakaian, tikar, furnitur, hingga benda-benda lain yang mudah terbakar.
Yang membuat kejadian ini terasa janggal adalah pola kebakarannya. Dalam beberapa kasus, bagian atas suatu benda terbakar, sementara bagian bawahnya tetap utuh.
Selain itu, lokasi munculnya api juga tidak menentu dan sering berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain.
Diduga Berasal dari Gas Metana
Tim Gegana Polda DIY sebelumnya melakukan pemeriksaan di lokasi dan menemukan dugaan kebocoran gas metana dari septic tank rumah tersebut. Gas metana dikenal sebagai gas yang mudah terbakar dan dapat memicu kebakaran dalam kondisi tertentu.
Atas rekomendasi petugas, keluarga sudah melakukan perbaikan pada septic tank. Namun, kemunculan api masih terus terjadi meski tidak sesering sebelumnya.
Menurut penjelasan tim pemeriksa, kemungkinan masih terdapat sisa gas metana yang terperangkap di bawah tanah sehingga potensi kemunculan api belum sepenuhnya hilang.
Keluarga Memilih Mengungsi
Karena khawatir kebakaran kembali terjadi saat malam hari, Fia dan keluarganya memutuskan mengungsi sementara ke rumah kerabat yang berada tidak jauh dari lokasi.
Meski rumah ditinggalkan, bangunan tersebut tetap diawasi setiap malam karena juga digunakan sebagai tempat pemotongan ayam. Warga dan keluarga terus berjaga untuk memastikan api bisa segera ditangani jika kembali muncul.
Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung dan warga berharap fenomena api misterius tersebut segera berakhir agar kondisi kembali aman dan normal.
Disadur dari detik.com