Kira-Kira Tanaman Indoor Bisa Menetralisir Kabut Asap dari Dalam Rumah?

Punya tanaman hias di ruang tamu memang bikin rumah terasa lebih segar dan nyaman. Tapi, kalau kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai masuk ke rumah, apakah tanaman indoor bisa melindungi kita dari polusi?

Menurut Direktur Eksekutif Singapore Environment Council, Cheang Kok Chung, tanaman dalam ruangan memang bisa menyerap sejumlah kecil polutan, terutama senyawa organik mudah menguap atau volatile organic compounds (VOC).

Namun, untuk partikel halus penyusun kabut asap, kemampuan tanaman indoor masih sangat terbatas. Daun memang bisa menangkap sebagian partikel, tetapi luas permukaannya dan sirkulasi udara yang terbatas bikin proses penyaringan nggak efektif.

Bagaimana Tanaman Menyerap Polutan?

Tanaman menyerap sebagian gas polutan melalui stomata, yaitu pori-pori kecil pada daun. Mikroorganisme seperti bakteri dan jamur di dalam tanah pot juga membantu menguraikan zat tertentu yang terserap.

Kemampuan ini dipengaruhi luas permukaan, tekstur daun, dan laju transpirasi. Daun yang kasar, beralur, atau berbulu bisa menangkap lebih banyak partikel.

Sayangnya, tanaman indoor biasanya mendapat cahaya matahari dan aliran udara lebih sedikit. Akibatnya, proses fotosintesis melambat dan kemampuan mengolah polutan pun terbatas.

Tanaman Outdoor Lebih Efektif

Berbeda dengan tanaman dalam ruangan, pepohonan di hutan, taman kota, dan pinggir jalan punya area daun serta ranting yang lebih luas. Dengan bantuan angin, bagian-bagian tanaman tersebut bisa menangkap lebih banyak partikel polusi.

Meski begitu, bukan berarti tanaman indoor nggak berguna. Tanaman tetap bisa membantu menyerap sebagian polutan sehari-hari, tetapi jangan mengandalkannya sebagai perlindungan utama saat kabut asap melanda.

Air Purifier Jadi Pilihan Lebih Tepat

Kalau udara di luar sedang dipenuhi asap, air purifier dengan filter HEPA bisa menjadi pilihan untuk mengurangi partikel halus di dalam rumah. Pastikan kapasitas alat sesuai ukuran ruangan dan ikuti petunjuk penggunaannya.

Selain itu, tutup jendela saat udara luar berasap, kurangi aktivitas yang memasukkan udara luar, dan hindari sumber polusi dalam rumah seperti rokok, lilin menyala, serta aktivitas memasak yang menghasilkan asap berlebihan.

Kesimpulan: Jangan Cuma Andalkan Tanaman

Tanaman hias tetap oke buat mempercantik rumah, tetapi kemampuannya menyaring kabut asap sangat terbatas. Saat polusi meningkat, gunakan air purifier yang sesuai dan kurangi sumber asap di dalam ruangan.

Intinya, tanaman bikin rumah lebih asri, tetapi perlindungan dari kabut asap tetap butuh langkah yang tepat.

Disadur dari detik.com

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan