Biaya Hidup di Surabaya Tinggi, Harga Properti dan Gaya Hidup Urban Jadi Biangnya

Surabaya sebagai pusat bisnis sekaligus kota pendidikan di Jawa Timur, ternyata masuk 5 besar kota dengan biaya hidup paling mahal di Indonesia versi Survei Biaya Hidup (SBH) 2022 dari BPS.

Populasi yang padat plus tingginya permintaan barang dan jasa bikin harga kebutuhan pokok meroket. Rata-rata biaya hidup rumah tangga di Surabaya tembus Rp13,3 juta per bulan. Angka ini jelas jauh di atas UMK Surabaya 2024 yang “cuma” Rp4,7 juta. Walau masih di bawah Jakarta dan Bekasi, gap antara biaya hidup dan UMK bikin warga Surabaya lumayan keteteran.

Menurut Pwee Leng, dosen manajemen Universitas Kristen Petra, mahalnya biaya hidup di Surabaya bukan cuma karena harga barang dan jasa naik, tapi juga karena gaya hidup urban warganya.

“Sebenarnya bukan disalip oleh UMK, tapi biaya hidup kita ini disalip oleh gaya hidup,” jelas Pwee Leng dalam program Wawasan Radio Suara Surabaya, Rabu (6/8/2025).

Ada tiga faktor utama yang bikin biaya hidup Surabaya melonjak:
1. Harga properti mahal – Mulai dari sewa apartemen, kos, sampai beli rumah di area strategis, semuanya jadi komponen besar pengeluaran bulanan.
2. Biaya transportasi – Banyak orang masih ngandelin kendaraan pribadi, otomatis biaya BBM dan perawatan juga nambah.
3. Gaya hidup urban – Sebagai kota metropolitan, Surabaya penuh hiburan, kuliner, mal, sampai lifestyle kekinian. Pola konsumsi jadi lebih tinggi, ditambah kebutuhan modern kayak laundry, paket internet, dan listrik gara-gara perangkat elektronik.

Pwee juga bilang, persepsi mahal atau murahnya hidup di Surabaya tergantung gaya hidup dan pendapatan masing-masing orang. Rata-rata biaya hidup per individu diperkirakan antara Rp3,2 juta sampai Rp7,5 juta per bulan. Kalau dibandingkan UMK 2025 yang hampir Rp5 juta, sebenernya masih bisa cukup buat hidup layak asal keuangan dikelola dengan bener.

Masalahnya, banyak orang lebih nurut sama gengsi dan FOMO ketimbang logika. Begitu gaji naik, gaya hidup juga ikut naik. Inilah yang bikin banyak orang ngerasa biaya hidup makin nyekek.

Makanya, Pwee ngingetin pentingnya perencanaan keuangan yang matang. Dengan harga properti makin mahal, biaya transportasi tinggi, plus godaan gaya hidup urban, cara paling aman biar tetap balance adalah ngatur pengeluaran sesuai prioritas, bukan gengsi.

Disadur dari suarasurabaya.net

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan