Kampung Emas Krapyak IX, Dari Desa Tertinggal Jadi Kampung Masa Depan

Dusun Krapyak IX di Kalurahan Margoagung, Seyegan, Sleman, sekarang punya wajah baru. Dulu dikenal sebagai desa tertinggal dengan berbagai keterbatasan pendidikan dan ekonomi, kini wilayah ini bertransformasi jadi Kampung Emas. Bukan sekadar nama keren, Kampung Emas benar-benar jadi desa percontohan nasional sekaligus laboratorium ilmiah hasil kolaborasi warga dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Kolaborasi Kampus dan Warga yang Nggak Setengah-Setengah

Kampung Emas diresmikan langsung oleh Gubernur DIY pada akhir 2023. Program ini lahir dari kepedulian UNY lewat inisiatif UNY Bangun Desa. Konsepnya nggak main-main, karena menggabungkan empat pilar penting: pemerintah, keraton, kampung, dan kampus. Tujuannya jelas, menciptakan pembangunan desa yang berkelanjutan, bukan sekadar proyek musiman.

Yang bikin beda, warga Krapyak IX nggak diposisikan sebagai penerima bantuan pasif. Mereka justru jadi aktor utama. Semua program dirancang bareng warga, dari perencanaan sampai pelaksanaan. Pendekatan ini bikin rasa memiliki warga makin kuat dan semangat gotong royong kembali hidup.

Pendidikan Jadi Jantung Gerakan Kampung Emas

Sektor pendidikan jadi fokus utama lewat program Pendidikan Berkah. Salah satu motor penggeraknya adalah Taman Bacaan Masyarakat yang jadi ruang belajar anak-anak dan remaja. Selain itu, Kampung Emas punya sembilan program unggulan yang nyentuh banyak sektor, mulai dari seni dan olahraga sampai ekonomi produktif seperti industri tahu, pertanian sayur, perikanan, dan peternakan unggas.

Infrastruktur, Ekonomi, dan Budaya Jalan Bareng

Pembangunan fisik juga dikebut. Jalan desa diperkeras, irigasi ditata ulang, dan limbah industri tahu dikelola biar lebih ramah lingkungan. Fasilitas sosial seperti area outbound dan lapangan panahan ikut dibangun. Di sisi budaya, ada Pendopo Gamelan dan Dalem Pawiro Diharjo yang jadi pusat kegiatan seni tradisi. Anak-anak kampung aktif belajar karawitan, tari, sampai ketoprak.

Menuju Kampung Budaya Berbasis Pendidikan

Ke depan, Kampung Emas Krapyak IX diarahkan jadi kampung budaya yang kuat secara pendidikan dan ekonomi. Tim akademisi rutin melakukan evaluasi biar program tetap relevan. Kampung Emas jadi bukti kalau kolaborasi kampus dan warga, kalau dijalankan serius, bisa mengubah desa tertinggal jadi ruang belajar, berkarya, dan berkembang bareng.

Disadur dari mediacenter.slemankab.go.id

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan