Buat yang belum punya dana cukup untuk beli rumah secara cash keras, tapi juga nggak mau ribet mengajukan KPR, skema cash bertahap bisa jadi pilihan. Lewat sistem ini, pembayaran dilakukan langsung ke developer atau penjual dalam beberapa tahap sesuai kesepakatan, tanpa melibatkan bank.
Meski terlihat lebih praktis, pembeli tetap harus teliti karena seluruh proses bergantung pada kesepakatan dengan developer. Jangan sampai tergiur promo tanpa mengecek legalitas dan isi perjanjian.
Pastikan Isi Perjanjian Lengkap
Sebelum menandatangani kontrak, baca semua isi perjanjian dengan saksama. Dokumen tersebut sebaiknya memuat identitas kedua belah pihak, harga rumah, spesifikasi bangunan, jadwal pembayaran, denda jika terlambat, waktu serah terima, hingga mekanisme pengembalian dana jika transaksi batal.
Selain itu, pastikan juga ada kejelasan mengenai status sertifikat, izin pembangunan, jadwal Akta Jual Beli (AJB), serta ketentuan force majeure. Semakin jelas isi kontrak, semakin kecil risiko muncul masalah di kemudian hari.
Cek Reputasi Developer
Salah satu risiko terbesar dalam skema cash bertahap adalah developer yang terlambat membangun, gagal menyerahkan unit, atau belum menyelesaikan legalitas lahan.
Karena itu, cari tahu rekam jejak developer sebelum membeli. Lihat proyek-proyek sebelumnya, ketepatan waktu serah terima, serta kelengkapan izin yang dimiliki. Developer dengan reputasi baik tentu lebih memberikan rasa aman bagi pembeli.
Simpan Semua Bukti Pembayaran
Jangan pernah melakukan pembayaran tanpa bukti resmi. Simpan semua dokumen, mulai dari bukti transfer, kwitansi, hingga catatan pembayaran setiap termin.
Bukti-bukti tersebut sangat penting jika suatu saat terjadi perbedaan data atau sengketa dengan developer. Sebaiknya simpan arsip dalam bentuk fisik dan digital agar lebih aman.
Teliti Sebelum Membayar
Skema cash bertahap memang bisa memudahkan proses memiliki rumah tanpa KPR. Namun, kemudahan itu harus diimbangi dengan ketelitian. Pastikan legalitas proyek jelas, kontrak lengkap, developer terpercaya, dan semua pembayaran terdokumentasi dengan baik. Dengan begitu, proses membeli rumah bisa berjalan lebih aman dan minim risiko.
Disadur dari detik.com & rumah123.com