Punya rumah kontrakan bisa jadi sumber cuan yang menjanjikan. Tapi kalau terlalu lama kosong, justru bikin keluar uang buat perawatan, pajak, sampai biaya perbaikan. Biar nggak merugi, kamu perlu strategi yang tepat supaya rumah cepat dilirik calon penyewa.
Pasang Harga yang Masuk Akal
Harga sewa jadi salah satu faktor utama yang dipertimbangkan calon penyewa. Jangan asal pasang tarif. Kalau terlalu mahal, orang bakal cari pilihan lain. Tapi kalau terlalu murah, keuntungan yang didapat juga kurang maksimal.
Cara paling aman, cek dulu harga sewa rumah di sekitar lokasi. Bandingkan fasilitas, luas bangunan, kondisi rumah, dan akses ke tempat penting seperti kantor, kampus, sekolah, atau pusat belanja. Kalau rumah sudah lama kosong, nggak ada salahnya kasih promo atau diskon di awal supaya lebih cepat tersewa.
Bikin Iklan yang Menarik
Di era digital, foto jadi “wajah” pertama rumah yang kamu tawarkan. Rumah sebagus apa pun bisa dilewati kalau fotonya gelap, berantakan, atau kurang jelas.
Sebelum memotret, rapikan rumah dulu dan manfaatkan cahaya alami supaya ruangan terlihat lebih terang dan luas. Tampilkan bagian penting seperti tampak depan, ruang tamu, kamar tidur, dapur, kamar mandi, sampai area parkir.
Lengkapi juga iklan dengan informasi penting, seperti harga sewa, luas bangunan, jumlah kamar, fasilitas, lokasi, dan nomor yang bisa dihubungi. Semakin lengkap informasinya, semakin besar peluang calon penyewa tertarik.
Bangun Komunikasi yang Profesional
Negosiasi bukan cuma soal harga. Banyak penyewa lebih tertarik kalau pemilik rumah fleksibel soal sistem pembayaran, durasi sewa, atau fasilitas tambahan.
Jelaskan semua aturan sejak awal, mulai dari uang deposit, hak dan kewajiban penyewa, sampai biaya lain yang mungkin muncul. Komunikasi yang jelas bikin calon penyewa lebih percaya dan mengurangi risiko salah paham di kemudian hari.
Strategi Simpel, Hasil Maksimal
Rumah kontrakan yang cepat laku biasanya bukan karena faktor keberuntungan. Kuncinya ada di harga yang kompetitif, iklan yang menarik, dan komunikasi yang profesional.
Kalau tiga hal ini dijalankan dengan konsisten, peluang rumah cepat tersewa bakal jauh lebih besar. Hasilnya, rumah nggak cuma jadi aset yang menganggur, tapi bisa berubah menjadi sumber pemasukan rutin yang menguntungkan dalam jangka panjang.
Disadur dari kompas.com & beberapa sumber lainnya