Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Sleman, terus mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan dana bergulir sebesar Rp750 juta dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi.
Ketua KDMP Tamanmartani, Mawardi, menjelaskan bahwa dana tersebut diterima pada Desember 2025 dari total pengajuan Rp1,5 miliar. Selain pembiayaan LPDB, modal koperasi juga berasal dari penyertaan Badan Usaha Milik Kalurahan (Bumkal) serta iuran pokok dan wajib anggota.
Menurut Mawardi, dukungan pembiayaan ini sangat membantu karena KDMP Tamanmartani benar-benar memulai usaha dari nol, bukan hasil pengembangan atau revitalisasi koperasi yang sudah ada.
Punya Banyak Unit Usaha
Dana yang diterima digunakan untuk mengembangkan berbagai unit usaha sesuai kebutuhan masyarakat. Saat ini, KDMP Tamanmartani mengelola gerai sembako, toko sarana produksi pertanian, budidaya ikan nila dengan sistem bioflok, klinik kesehatan dan apotek, pemasok Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta Agen BNI 46.
Menariknya, koperasi memanfaatkan bangunan milik kalurahan yang sudah tersedia sehingga pengeluaran untuk tempat usaha bisa ditekan dan cukup difokuskan pada renovasi.
Ke depannya, KDMP berencana menjadi pembeli sekaligus penampung hasil pertanian warga. Koperasi juga ingin menjadi pemasok tetap SPPG agar peluang pasar bagi produk masyarakat semakin terbuka.
Keuangan Tertib, Pengelolaan Terus Ditingkatkan
Dalam pengelolaannya, KDMP Tamanmartani berupaya menjaga pembayaran pembiayaan LPDB tetap tertib. Evaluasi dan pemantauan juga dilakukan setiap tiga bulan untuk memastikan kondisi keuangan koperasi tetap sehat.
Meski begitu, pengurus masih punya pekerjaan rumah, terutama meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperbaiki tata kelola keuangan. Salah satu rencananya adalah mendorong sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi bendahara.
Harapan Jadi Penggerak Ekonomi Warga
Lurah Tamanmartani, Gandang Hardjanata, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan KDMP sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Ia menilai komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak perlu terus diperkuat.
Dengan pengelolaan yang disiplin dan unit usaha yang terus berkembang, KDMP Tamanmartani diharapkan nggak cuma menjadi koperasi biasa, tetapi juga membuka peluang usaha, memperluas pasar produk lokal, dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Disadur dari mediacenter.slemankab.go.id