Belasan Orang dengan Disabilitas Psikososial (ODDP) yang tergabung dalam Sanggar Kinasih menggelar aksi simpatik di sekitar Kantor Kapanewon Godean, Sleman, pada Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan mental.
Dalam aksi tersebut, para peserta membagikan suvenir dan membentangkan spanduk yang bisa ditandatangani warga. Masyarakat juga diajak menuliskan doa serta pesan harapan sebagai bentuk dukungan kepada para peserta.
Respons warga pun positif. Banyak yang ikut membubuhkan tanda tangan, memberikan dukungan, bahkan berfoto bersama. Suasana hangat ini menunjukkan bahwa kepedulian dan penerimaan masyarakat punya arti penting bagi ODDP.
Bareng-Bareng Hapus Stigma Negatif
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kapanewon Godean dan Pusat Rehabilitasi YAKKUM Yogyakarta.
Pengurus Sanggar Kinasih, Waljiyem, berharap aksi ini bisa membuka wawasan masyarakat agar nggak lagi memberikan stigma negatif kepada orang dengan disabilitas psikososial.
Menurutnya, ODDP berhak mendapatkan perlakuan yang setara, dihargai, dan diterima dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, dukungan lingkungan sekitar sangat dibutuhkan agar mereka bisa berinteraksi dan beraktivitas tanpa merasa dikucilkan.
Belajar Keterampilan Biar Makin Mandiri
Sanggar Kinasih merupakan layanan rehabilitasi psikososial berbasis masyarakat yang berada di bawah naungan PSM Godean dan YAKKUM.
Setiap Rabu dan Sabtu pagi, sanggar ini rutin mengadakan pelatihan keterampilan hidup atau life skills. Kegiatannya beragam, mulai dari melukis, membatik, hingga memasak.
Program tersebut nggak cuma membantu peserta mengembangkan kemampuan, tetapi juga melatih kemandirian dan membangun kepercayaan diri dalam berinteraksi dengan orang lain.
Perubahan Kecil, Dampak Besar
Waljiyem menceritakan bahwa pada awal mengikuti kegiatan, banyak peserta cenderung diam dan belum aktif bersosialisasi. Namun, lewat pembinaan rutin, mereka kini mulai lebih percaya diri dan mampu berinteraksi dengan baik.
Bahkan, peserta sudah terbiasa menjalankan piket, seperti menyiapkan dan merapikan ruang belajar, tanpa harus disuruh.
Lewat aksi ini, Sanggar Kinasih mengajak masyarakat memahami bahwa ODDP punya kesempatan untuk berkembang, mandiri, dan berkontribusi. Dukungan sederhana dari lingkungan sekitar bisa menjadi langkah penting untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan bebas stigma.
Disadur dari mediacenter.slemankab.go.id