Lelang properti bisa jadi peluang menarik buat kamu yang ingin punya rumah, ruko, atau tanah dengan harga kompetitif. BRI menggelar Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026 pada 1 Oktober–30 November, dengan lebih dari 5.000 aset yang ditawarkan di berbagai daerah.
Program ini melibatkan BRI, DJKN, dan Kementerian ATR/BPN. Informasi aset bisa dicek lewat BRI Info Lelang di infolelang.bri.co.id, sedangkan pendaftaran dan penawaran lelang negara dilakukan melalui situs resmi lelang.go.id.
1. Cek Detail Properti dan Harga Limit
Jangan cuma tergiur harga murah. Periksa lokasi, luas tanah dan bangunan, foto, dokumen, jadwal lelang, serta kontak penanggung jawab atau PIC.
Pahami juga nilai limit, yaitu harga minimum yang ditetapkan untuk lelang. Cocokkan informasi dari situs bank dengan pengumuman resmi di lelang.go.id supaya nggak salah jadwal atau nominal.
2. Survei Lokasi dan Cek Legalitas
Foto bagus belum tentu menggambarkan kondisi sebenarnya. Kalau memungkinkan, kunjungi lokasi untuk memeriksa kondisi bangunan, lingkungan, akses jalan, dan fasilitas sekitar.
Jangan lupa telusuri legalitas sertifikat, status hak tanah, serta kemungkinan sengketa. Cek juga apakah properti masih ditempati pemilik lama karena proses pengosongannya bisa memakan waktu dan biaya tambahan.
3. Hitung Semua Biaya
Harga menang bukan satu-satunya pengeluaran. Kamu juga perlu memperhitungkan bea lelang, pajak, biaya balik nama, dan renovasi jika diperlukan.
Tentukan batas penawaran maksimal sejak awal agar nggak kalap saat bersaing dengan peserta lain.
4. Siapkan Dana dan Pahami Aturannya
Kenali mekanisme open bidding dan closed bidding karena strategi penawarannya berbeda. Siapkan uang jaminan sesuai ketentuan dan pastikan dana pelunasan tersedia jika menang.
Kalau berencana menggunakan KPR, urus pembiayaan sejak awal. BRI menyediakan KPR Solusi dengan tenor hingga 25 tahun sesuai syarat dan ketentuan.
5. Hindari Tawaran Jalur Belakang
Jangan mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kemenangan lewat jalur khusus. Ikuti prosedur resmi dan hindari menggunakan dana yang belum pasti tersedia karena kegagalan melunasi bisa berisiko membuat uang jaminan hangus.
Perlukah Pakai Agen Properti?
Agen profesional bisa membantu riset harga pasar, pemeriksaan legalitas dasar, survei lokasi, hingga pendampingan transaksi. Pastikan pengalaman, cakupan layanan, dan biaya jasanya jelas sejak awal.
Intinya, ikut lelang properti bukan sekadar berburu harga murah. Riset matang, dokumen yang jelas, dan perhitungan anggaran jadi kunci agar investasi nggak berujung boncos.
Disadur dari cnbcindonesia.com & beberapa sumber lainnya