Punya rumah dengan gaji Rp 5 juta per bulan bukan hal mustahil, tapi perlu perhitungan matang. Bukan cuma cicilan bulanan yang harus dipikirin, melainkan juga uang muka, biaya administrasi, pengeluaran sehari-hari, dan risiko kenaikan bunga.
Per Oktober 2026, pemerintah juga mendorong perluasan akses pembiayaan rumah, termasuk buat pekerja informal seperti pedagang, driver ojol, dan pelaku UMKM. Bank swasta dan BPD diharapkan ikut berperan supaya makin banyak masyarakat punya kesempatan memiliki rumah.
Simulasi KPR Komersial
Patokan awal yang bisa dipakai adalah membatasi cicilan rumah sekitar 30 persen dari gaji bersih. Kalau penghasilanmu Rp 5 juta, berarti cicilan idealnya maksimal sekitar Rp 1,5 juta per bulan. Namun, angka ini bukan aturan mutlak karena bank juga mempertimbangkan utang lain, biaya hidup, dan tanggungan keluarga.
Dengan asumsi uang muka 20 persen, tenor 20 tahun, serta bunga tetap 10 persen per tahun, rumah seharga sekitar Rp 194 juta bisa masuk hitungan. Uang mukanya sekitar Rp 38,8 juta, sedangkan pinjaman KPR mencapai Rp 155,2 juta. Cicilannya diperkirakan Rp 1,5 juta per bulan.
Ingat, biaya notaris, pajak, asuransi, provisi, dan administrasi belum termasuk. Selain itu, bunga KPR komersial biasanya bisa berubah setelah periode bunga tetap berakhir, sehingga cicilan berpotensi naik.
Alternatif KPR Rumah Subsidi
Pilihan lainnya adalah KPR subsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), selama kamu memenuhi persyaratan.
Sebagai gambaran, jika harga rumah Rp 200 juta, uang muka 1 persen atau Rp 2 juta, bunga 5 persen per tahun, dan tenor 20 tahun, pinjamannya menjadi Rp 198 juta. Cicilan diperkirakan sekitar Rp 1,31 juta per bulan, setara 26,2 persen dari gaji Rp 5 juta.
Cek Syarat Sebelum Mengajukan
Sebelum mengajukan KPR, pastikan harga rumah sesuai batas wilayah dan kamu memenuhi ketentuan penghasilan, status kepemilikan rumah, serta persyaratan program. Uang muka dan biaya tambahan juga perlu dicek langsung ke bank karena bisa berbeda.
Kesimpulan
Gaji Rp 5 juta tetap berpeluang buat punya rumah lewat KPR komersial maupun subsidi. Kuncinya, sesuaikan cicilan dengan kemampuan finansial dan jangan lupa menghitung semua biaya sebelum menandatangani akad.
Tambahkan rincian kondisi lapanganTampilkan biaya tambahan lebih jelas
Disadur dari Kompas.com