Punya rumah lewat KPR memang jadi pilihan banyak orang karena nggak perlu bayar lunas di awal. Tapi setelah kredit disetujui, ada satu hal yang wajib dijaga, yaitu disiplin membayar cicilan setiap bulan.
Kalau sampai telat bayar, jangan panik atau malah menghindari bank. Semakin cepat mencari solusi, semakin besar peluang rumah tetap aman dan kredit nggak berubah jadi macet.
Kenapa Cicilan Bisa Macet?
Ada banyak alasan orang telat bayar KPR. Mulai dari kehilangan pekerjaan, penghasilan menurun, usaha sedang lesu, sampai kebutuhan mendadak yang bikin kondisi keuangan terganggu.
Kalau sudah mulai merasa kesulitan, jangan diam. Segera hubungi pihak bank dan jelaskan kondisi yang sedang dihadapi. Biasanya, bank akan lebih terbuka membantu nasabah yang punya itikad baik.
Pilihan Keringanan dari Bank
Kalau kondisi keuangan memang sedang sulit, bank biasanya menawarkan beberapa solusi agar cicilan tetap bisa berjalan.
Rescheduling atau penjadwalan ulang menjadi pilihan pertama. Tenor KPR bisa diperpanjang sehingga cicilan bulanan jadi lebih ringan. Dalam kondisi tertentu, bank juga bisa memberikan masa tenggang pembayaran.
Pilihan berikutnya adalah reconditioning, yaitu penyesuaian syarat kredit. Misalnya, skema bunga diubah sementara agar cicilan lebih stabil atau nasabah mendapat keringanan bunga sesuai kebijakan bank.
Kalau dua cara tadi belum cukup, ada restructuring atau restrukturisasi kredit. Lewat skema ini, bank bisa mengatur ulang cicilan, menurunkan bunga, atau mengurangi beban tunggakan sehingga pembayaran lebih sesuai dengan kemampuan nasabah.
Semua Tetap Dinilai Bank
Perlu diingat, keringanan tersebut nggak diberikan otomatis. Bank akan melihat kondisi keuangan, kemampuan membayar, dan riwayat kredit nasabah sebelum memutuskan apakah permohonan bisa disetujui.
Semakin cepat kamu mengajukan permohonan dan menunjukkan niat untuk menyelesaikan kewajiban, peluang mendapatkan bantuan biasanya juga semakin besar.
Kalau Sudah Benar-Benar Berat
Kalau kondisi keuangan belum juga membaik dan cicilan terasa mustahil dilanjutkan, menjual rumah sendiri atau melakukan over kredit bisa jadi pilihan yang lebih bijak daripada menunggu rumah disita bank.
Dengan cara itu, sisa utang bisa dilunasi dan jika harga jual rumah lebih tinggi dari sisa pinjaman, kamu masih berpeluang memperoleh kelebihan dana.
Intinya, jangan menunggu sampai masalah membesar. Begitu mulai kesulitan membayar cicilan KPR, segera komunikasikan dengan bank. Langkah cepat bisa membantu menjaga kondisi keuangan sekaligus mengurangi risiko kredit macet dan penyitaan rumah.
Disadur dari rumah123.com