Begini Cara dan Syarat Kalau Mau Ngelunasin KPR Lebih Cepat

Buat banyak orang, KPR adalah komitmen jangka panjang. Tenornya bisa 15–20 tahun, sehingga sebagian penghasilan harus rutin dialokasikan untuk cicilan rumah. Tapi, bukan berarti kamu wajib menunggu sampai tenor habis untuk terbebas dari utang.

Kalau kondisi keuangan sudah lebih aman dan dana tersedia, KPR bisa saja dilunasi lebih cepat. Namun, prosesnya enggak sesimpel datang ke bank lalu bayar sisa utang. Ada dokumen, biaya tambahan, sampai urusan administrasi yang perlu dibereskan.

Mengacu pada pengalaman pelunasan KPR di Bank BTN yang dikutip dari arsip berita detikProperti, berikut gambaran prosesnya.

Siapkan Dokumen dari Awal

Sebelum berangkat ke bank, pastikan dokumen sudah lengkap. Untuk pelunasan KPR BTN, dokumen yang perlu disiapkan antara lain KTP, akta nikah, KK, buku tabungan BTN, kartu debitur, dan meterai.

Kelengkapan berkas penting supaya proses pelunasan enggak tersendat gara-gara ada dokumen yang kurang.

Datang ke Bank dan Ajukan Pelunasan

Setelah dokumen siap, datang ke kantor cabang BTN yang menangani pelunasan KPR. Ambil nomor antrean dan sampaikan ke petugas bahwa kamu ingin melunasi KPR sebelum tenor berakhir.

Selanjutnya, bank akan mengecek dokumen dan menghitung seluruh kewajiban yang masih harus dibayar. Rinciannya bisa mencakup sisa pokok, penalti, bunga berjalan, hingga biaya lainnya.

Jangan Cuma Siapkan Sisa Pokok

Nah, ini bagian yang sering bikin orang kecolongan. Dana pelunasan bukan cuma sebesar sisa pokok pinjaman.

Sebagai contoh, kalau sisa pokok KPR Rp100 juta dan ada penalti 1 persen atau Rp1 juta, ditambah bunga berjalan Rp800 ribu, dana yang perlu disiapkan menjadi Rp101,8 juta.

Besaran biaya tentu bisa berbeda di setiap bank, tergantung perjanjian kredit. Jadi, sebelum bayar, minta perhitungan resmi dari bank agar dana yang disiapkan benar-benar cukup.

KPR Lunas, Dokumen Jangan Lupa

Setelah pembayaran beres, urusan belum selesai. Nasabah perlu mengambil dokumen rumah di bank tempat akad kredit dilakukan.

Dokumen yang dikembalikan dapat mencakup perjanjian kredit, SHM atau HGB, AJB, IMB, surat kuasa hak tanggungan, dan polis asuransi, sesuai ketentuan bank dan akad.

Sebelum meninggalkan bank, cek satu per satu semua berkas. Pastikan enggak ada dokumen penting yang tertinggal.

Intinya, melunasi KPR lebih cepat memang bisa dilakukan ketika kondisi finansial memungkinkan. Tapi, jangan asal siap uang. Pahami aturan bank, cek biaya tambahan, minta perhitungan resmi, dan pastikan seluruh dokumen rumah sudah kembali ke tanganmu.

Disadur dari detik.com

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan